murid mujonta sedang berjalan bersama menuju masjid jami karangkajen

Dari Jejak Perjuangan hingga 751 Paket Kebaikan, Mujonta Semarakkan Maulid Nabi

YOGYAKARTA — Semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-59 SD Muhammadiyah Jogokariyan diwujudkan dalam rangkaian kegiatan Mujonta Maulid Walk & Mujonta Berbagi, Senin (24/8/2026). Mengusung tema “Menapaki Jejak Sang Teladan”, kegiatan tersebut mengajak seluruh murid, guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta sejumlah wali murid untuk belajar tentang keteladanan melalui perjalanan, ziarah, dan aksi nyata berbagi kepada sesama.

Mujonta Maulid Walk dimulai dari SD Muhammadiyah Jogokariyan menuju Masjid Jami’ Karangkajen. Para peserta berjalan bersama dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengajak siswa memahami nilai-nilai perjuangan dan keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menyusuri Jejak Para Pejuang Dakwah

Semangat “menapaki jejak sang teladan” juga diwujudkan secara khusus oleh siswa kelas 5 dan 6. Mereka mengunjungi makam KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, serta makam Ustaz Muhammad Jazir, tokoh penggerak Masjid Jogokariyan.

Kunjungan tersebut menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang sarat dengan nilai sejarah dan keteladanan. Para siswa diajak mengenang perjuangan dan kiprah dakwah kedua tokoh dalam memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.

Dari perjuangan KH. Ahmad Dahlan, siswa diajak mengambil hikmah tentang pentingnya pendidikan, dakwah, dan semangat memajukan umat. Sementara dari kiprah Ustaz Muhammad Jazir dalam mengembangkan gerakan kemakmuran Masjid Jogokariyan, siswa belajar tentang kepedulian terhadap masyarakat, pelayanan kepada sesama, serta pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat kebaikan.

Ziarah tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan mengunjungi makam, tetapi menjadi momentum refleksi bagi siswa untuk mengenal perjuangan para pendahulu dan mengambil nilai-nilai yang relevan untuk diteruskan oleh generasi berikutnya.

Dengan demikian, tema “Menapaki Jejak Sang Teladan” tidak hanya berbicara tentang mengenang Rasulullah SAW, tetapi juga mengajak siswa mengenal orang-orang yang telah berjuang menyebarkan nilai dakwah, pendidikan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

751 Paket Makanan untuk Sesama

Semangat keteladanan kemudian diwujudkan dalam aksi nyata melalui Mujonta Berbagi. Berkat dukungan Ayah Bunda dan ananda, sebanyak 751 paket makanan berhasil dikumpulkan untuk dibagikan kepada masyarakat.

Paket-paket tersebut disalurkan di sejumlah titik, antara lain Jogokariyan, Karangkajen, Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Malioboro, kawasan Pathuk, hingga TK Mitra.

Aksi berbagi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga yang menerima manfaat kegiatan mengapresiasi aksi yang dilakukan para siswa.

“Pelatihan untuk berbagi kepada sesama, Alhamdulillah, bagus sekali. Mendidik anak untuk berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa Mujonta Berbagi tidak sekadar memberikan bantuan berupa makanan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Mereka mendapatkan pengalaman langsung tentang pentingnya kepedulian, keikhlasan, dan berbagi kepada orang lain.

Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pembelajaran yang melampaui ruang kelas. Mereka belajar bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan dengan mengenang kelahirannya, tetapi juga dengan berusaha menghadirkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Berjalan bersama, mengenal jejak perjuangan para tokoh, menyapa masyarakat, hingga membagikan makanan menjadi rangkaian pengalaman yang saling terhubung. Semuanya bermuara pada satu pesan: meneladani kebaikan dengan tindakan nyata.

Dari Jejak Menjadi Gerakan Kebaikan

Rangkaian Mujonta Maulid Walk & Mujonta Berbagi menjadi bagian penting dari peringatan Milad ke-59 SD Muhammadiyah Jogokariyan. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pengalaman langsung, dengan mengajak siswa melihat, merasakan, dan mempraktikkan nilai-nilai kebaikan.

Sebanyak 751 paket makanan yang berhasil dikumpulkan juga menjadi bukti bahwa semangat berbagi dapat tumbuh ketika sekolah, keluarga, dan siswa bergerak bersama.

Keluarga besar SD Muhammadiyah Jogokariyan menyampaikan terima kasih kepada seluruh Ayah Bunda, ananda, GTK, serta semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Melalui rangkaian kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya mengenal sosok Rasulullah SAW dan para tokoh yang telah berjuang untuk umat, tetapi juga terdorong untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut sesuai dengan perannya sebagai generasi penerus.

Sebab, menapaki jejak sang teladan bukan hanya tentang melihat kembali perjalanan orang-orang hebat, tetapi tentang mengambil hikmah dari perjuangan mereka dan menjadikannya sebagai langkah untuk berbuat baik.

Dari sekolah, langkah itu dimulai. Dari mengenal sejarah, tumbuh keteladanan. Dan dari sebuah paket makanan yang dibagikan, lahir pesan sederhana bahwa kebaikan akan semakin berarti ketika dibagikan kepada sesama.

Barakallahu fiikum. Jazakumullahu khairan katsiran. Semoga setiap langkah, ilmu, kepedulian, dan kebaikan yang ditanamkan melalui kegiatan ini menjadi amal yang diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah Jogokariyan.

Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *